Lagu Anak Anak – Satu Sisi Industri Musik Yang Diabaikan

Lagu Anak Anak – Satu Sisi Industri Musik Yang Diabaikan

Beberapa waktu yang lalu saya iseng-iseng mencari lagu anak anak pakai Google.co.id. Muncul beberapa hasil pencarian, ada yang berupa website/blog seperti http://www.ceritaanak.org/index.php/lagu-anak-indonesia, dan ada juga yang berupa video di YouTube. Tapi, ada satu hal yang sangat mengherankan. Semua lagu yang muncul itu adalah lagu anak yang sudah ada sejak saya masih anak-anak! Jadi lagu-lagu tersebut umurnya semua pasti sudah lebih dari 20 tahun. Padahal, di sisi lain, hampir setiap hari ada lagu baru yang masuk ke industri musik di negeri ini. Tapi tentunya, hampir semuanya bukan untuk anak-anak, dan membidik topik yang paling laris sepanjang masa, yaitu tentang cinta. Jarang yang topiknya bukan tentang itu.

Kembali ke membahas lagu anak anak. Saya sangat heran kenapa mereka yang aktif di industri musik tidak ada/sedikit sekali yang berminat untuk menggarap pasar lagu anak. Padahal, ini sangat menggiurkan. Di YouTube saja, ada beberapa video lagu anak yang sudah di view sampai puluhan juta. Itu yang di dunia maya. Yang di dunia nyata lebih mudah lagi untuk dilihat potensinya. Kemanapun kita pergi, pasti kan ada anak kecil dimana-mana? Jadi kenapa pasar yang sudah pasti banyak konsumennya ini “ditelantarkan?” Saya akui saya memang orang awan dalam industri musik. Tapi, tetap saja, sangat mudah untuk melihat, bahkan oleh orang awam sekalipun, bahwa industri musik anak anak ini sangat potensial.

Kalau melihat lagu-lagu anak yang ada sekarang ini, kita bisa lihat bahwa rata-rata simpel sekali. Saya yakin orang yang memang benar-benar kerjaannya menciptakan lagu pasti bisa menciptakan lagu untuk anak dalam waktu sehari saja. Selain nada-nadanya simpel, liriknya juga pasti simpel. Jadi kenapa hampir tidak ada lagu untuk anak anak yang baru? Seandainya saya bisa, pasti saya sudah ciptakan beberapa lagu. Kasihan anak saya besok. Mungkin dia harus menyanyikan lagu yang sama dengan ayahnya waktu masih kecil 🙁 . Kalau ada di antara teman-teman yang punya skill dalam menulis lagu, saran saya, coba lah bikin lagu anak 🙂 .

One thought on “Lagu Anak Anak – Satu Sisi Industri Musik Yang Diabaikan

  1. Mungkin hampir tidak ada yang tertarik untuk memajukan industri musik anak-anak karena dianggap kurang profitable. Karena bagaimanapun juga kan mereka di industri musik sifatnya profit oriented. Kalau dianggap kurang menguntungkan atau ada niche lain yang lebih menguntungkan, mereka pasti pilih yang lebih menguntungkan. Contohnya lagu-lagu rohani tuh. Banyak penyanyi atau group bank yang membuat beberapa lagu rohani. Tapi, tidak ada yang iseng-iseng buat lagu untuk anak-anak hehehe.

Comments are closed.

Comments are closed.